10 Masalah Sosial Terbesar Pada Tahun 2021

10 Masalah Sosial Terbesar Pada Tahun 2021 – Dunia selalu menghadapi daftar masalah sosial dan ekonomi yang tidak ada habisnya. Bentuk terbitnya matahari di bumi; orang telah berurusan dengan beberapa masalah yang mengganggu mereka di seluruh dunia.

10 Masalah Sosial Terbesar Pada Tahun 2021

peerfear – Mengakhiri satu dekade dengan 2020, daftar masalah sosial yang tak terhitung jumlahnya telah muncul. Dimulai dengan protes Black Lives Matter, menghidupkan kembali diskusi tentang rasisme sistematis, reformasi polisi, dan ketidaksetaraan. Pindah ke keadilan iklim, kerawanan pangan dan ketidaksetaraan gender menjadi masalah sosial jangka panjang.

Baca Juga : Menilai Dampak Sosial Ekonomi

Dengan meledaknya pandemi Covid-19, penurunan ekonomi bersejarah telah memicu, membuat jutaan orang menganggur. Daftar masalah sosial terus bertambah. Kami memahami bahwa menyatukan masalah paling umum dan populer teratas yang berlaku pada tahun 2021 tidaklah mudah. Oleh karena itu, kami telah menyusun daftar masalah sosial terbesar tahun 2021 di blog ini.

Isu Sosial Terbesar Tahun 2021

Masalah sosial adalah masalah yang mempengaruhi setiap orang dalam masyarakat. Ini adalah topik percakapan yang intens, di mana orang-orang dari semua latar belakang mencoba mencari solusi untuk masalah ini dalam hidup mereka. Masalah-masalah ini merupakan sumber pendapat yang bertentangan tentang apa yang dianggap sebagai keputusan yang benar atau salah secara moral.

Masalah sosial dan masalah ekonomi berbeda satu sama lain, dan mereka dikategorikan secara terpisah. Namun, beberapa masalah memiliki aspek sosial dan ekonomi, yaitu imigrasi dan ketimpangan upah. Tetapi beberapa masalah tidak termasuk dalam kategori mana pun, yaitu peperangan.

Berikut adalah 10 masalah sosial teratas tahun 2021.

1. Vaksin

Di penghujung tahun 2019, sebuah novel coronavirus diperkenalkan ke dunia. Itu muncul dari Cina dan menyebar ke seluruh dunia dalam rentang waktu yang cepat. Ini segera menjadi masalah sosial dan ekonomi terbesar bagi seluruh dunia. Sejak merebaknya Covid-19, dunia telah berjuang untuk mengembangkan vaksin yang ramah sosial ekonomi untuk mengendalikan penyebaran penyakit.

Pengembangan vaksin untuk penyakit apa pun membutuhkan waktu setidaknya sepuluh tahun, tetapi sifat Covid-19 itu menular. Selain itu, penyebarannya dari orang ke orang dengan kecepatan tinggi. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan yang cepat dari mekanisme diagnostik yang akurat yang memerlukan intervensi manusia yang minimal atau tidak sama sekali.

2. Pernikahan Gay / Pernikahan Sesama Jenis

Apakah Anda mendukung legalisasi pernikahan gay atau pernikahan sesama jenis?. Orang Amerika diizinkan menikahi pasangan sesama jenis mereka di 50 negara bagian. Tren ini menjadi populer di seluruh dunia. Beberapa orang mendukung legalisasi pernikahan sesama jenis, dan beberapa menentangnya sama sekali.

Opini publik berbeda-beda mengenai apakah akan melindungi atau menghapuskan hak gay ini. Beberapa orang ingin itu dihapuskan, sementara yang lain berharap untuk mengesahkan undang-undang yang akan melegalkan kesetaraan pernikahan di negara mereka.

3. Identitas Gender

Identitas gender adalah konsepsi pribadi tentang diri sendiri sebagai laki-laki atau perempuan. Hal ini erat kaitannya dengan konsep peran gender. Identifikasi diri sendiri telah menimbulkan banyak pertanyaan. Salah satunya adalah apakah identitas gender harus ditambahkan ke dalam undang-undang anti diskriminasi atau tidak.

Studi menunjukkan bahwa 51% populasi dunia mendukung penambahan “identitas gender” pada undang-undang anti-diskriminasi. Ini adalah debat yang tidak pernah berakhir, tetapi terus berubah setiap hari dengan jajak pendapat baru dari berbagai negara dan wilayah.

4. Pemberdayaan Perempuan

Perempuan berjuang untuk mendapatkan hak-hak mereka lebih dari sebelumnya. Perempuan mengambil bagian dalam semua aspek masyarakat. Apakah itu urusan politik atau tugas umum, suara dan partisipasi perempuan menjadi lebih penting dari sebelumnya.

Sejarah pemberdayaan perempuan panjang dan rumit. Setiap tahun, Hari Perempuan Internasional pada tanggal 11 Maret diperingati sebagai kesempatan perayaan di antara seluruh komunitas global untuk mendukung kesetaraan gender di semua lapisan masyarakat. Namun, kemajuan tidak linier sepanjang waktu; perempuan masih berjuang dengan hak-hak dasar.

5. Kelaparan dan Kemiskinan

Bahkan sebelum pecahnya pandemi Covid-19, sekitar 10,7% populasi dunia menghadapi kelaparan secara teratur. Kelaparan dan kemiskinan tetap menjadi masalah yang sulit dipecahkan sejak hari pertama. Ini juga merupakan salah satu masalah terbesar yang terus-menerus mendapatkan perhatian dari tokoh-tokoh terkemuka. Orang-orang percaya bahwa kelaparan dan kerawanan pangan adalah masalah penting yang harus ditangani dan diselesaikan segera.

6. Overpopulasi

Dengan populasi dunia yang meningkat pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, sumber daya untuk menangani lonjakan jumlah ini semakin berkurang. Hal ini menjadi penyebab banyak masalah sosial lainnya seperti pengangguran, kelaparan, dan kemiskinan.

Menurut sebuah laporan, populasi 7,7 miliar saat ini diperkirakan akan meningkat menjadi 8,5 miliar pada tahun 2030. Daerah dengan pertumbuhan tercepat di dunia, seperti negara-negara Afrika dan Amerika, telah menghadapi sumber daya yang langka untuk makan. Beberapa negara sedang merancang mekanisme pengendalian populasi, yakni pemerintah China memberlakukan kebijakan satu anak.

Jika populasi terus meningkat, orang perlu pindah ke planet lain untuk menghindari tunawisma, kelaparan, dan pengangguran.

7. Hak Adopsi LGBT

Berbicara tentang komunitas LGBT, kekhawatiran terbesar adalah mendapatkan hak adopsi yang sama dengan pasangan heteroseksual. Ada sejarah panjang perdebatan apakah pasangan gay harus bisa mengadopsi anak atau tidak. Tapi, itu menjadi lebih umum hari ini. Sekitar 81% orang di seluruh dunia mendukung komunitas LGBT untuk memiliki hak adopsi yang sama dengan komunitas heteroseksual.

8. Perubahan Iklim

Salah satu masalah sosial terbesar adalah perubahan iklim yang mempengaruhi seluruh penduduk dunia. Pesatnya pertumbuhan penduduk dunia, perkembangan teknologi, dan meningkatnya polusi berdampak negatif terhadap iklim global.

Dunia sudah mengalami badai hebat, musim dingin yang lebih hangat, curah hujan, musim panas yang panjang, dan kebakaran hutan yang sering terjadi. Perubahan iklim adalah salah satu masalah paling menghancurkan yang pernah dihadapi dunia.

9. Diskriminasi Rasisme dan Agama

Diskriminasi rasial dan agama adalah dua masalah sosial yang signifikan di Amerika, Afrika, dan dunia. Dengan pandemi Covid-19, 2020 membawa protes Black Lives Matter menjadi pusat perhatian. Islamofobia sudah menjadi masalah terbesar yang harus dihadapi umat Islam setiap hari.

10. Ketersediaan Perawatan Kesehatan

Ketika datang ke ketersediaan perawatan kesehatan, ada daftar panjang masalah yang muncul sama sekali. Menurut Center for Disease Control Center (CDC) , 97 juta orang di seluruh dunia tidak dapat mengakses layanan perawatan kesehatan yang berkualitas. Pemerintah dan organisasi nirlaba bekerja untuk mengatasi tantangan ini. Mereka berusaha untuk memungkinkan semua orang memiliki akses mudah ke perawatan medis berkualitas tinggi.